Rabu, 22 Februari 2017

puisi persahabatan



Bersabarlah kawan

By. Giovanni Gloria Saleh


Kalian, kawan sejatiku
jangan pernah berhenti bermimpi
tunjukkanlah pada dunia kehebatan mu!
sehingga kelak engkau dapat membungkam! mulut mereka!
yang pernah mencaci makimu

Bersabarlah
sampai toga indah melengkapi hiasan kepalamu
bersabarlah
sampai seluruh perjuanganmu telah tercatat dalam lembar keberhasilan
kuatkanlah hati mu kawan, teguhkanlah iman mu, cintai rasa sakit itu.

tapi adakah kalian mengerti?
adakah kalian pahami arti perjuangan ini?!!
Akankah kalian menikmati rasa perihnya berjuang?!!
Renungkanlah.....

Sadarlah.. adakah kalian berdamai dengan yang lain?!!
Pantaskah kalian disebut sebagai sahabat?!!
Lupakan egomu!, lupakan gengsimu!!
Setialah dengan perkara-perkara kecil

Ada yang pernah berkata
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu,
dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.
sebab
Ada teman yang mendatangkan kecelakaan,
tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.

Bersabarlah kawan, bersabarlah.
Semuakan indah pada waktunya.

sejarah Gereja Toraja



Sejarah Gereja Toraja

Agama Kristen mulai diperkenalkan di Toraja oleh seorang misionaris Belanda yang bernama A.A. Van De Lostrect pada tahu 1913.A.A. van de Loosdrecht menjadi misionaris pertama yang tiba di Rantepao, Sulawesi Selatan, pada 7 November 1913. Namun, tragis karena ia terbunuh di tempat itu. Kegiatan penginjilan terus dilakukan sampai berdirinya Gereja Toraja tahun 1947, dengan bentuk yang amat diwarnai oleh Gereja Gereformerde di Belanda.
Cikal bakal Gereja Toraja berawal dari benih injil yang ditaburkan oleh guru-guru sekolah Landschap (anggota Indische Kerk-Gereja Protestan Indonesia), yang dibuka oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1908. Para guru ini berasal dari Ambon, Minahasa, Sangir, Kupang, dan Jawa. Atas pimpinan dan kuasa Roh Kudus, terjadilah pembaptisan yang pertama pada tanggal 16 Maret 1913 kepada 20 orang murid sekolah Lanschap di Makale oleh Hulpprediker F. Kelleng dari Bontain. Pemberitaan injil kemudian di lanjutkan secara intensif oleh Gereformerde Zendingsbond (GZB) yang datang ke Tana Toraja sejak 10 Nopember 1913.
GZB adalah sebuah badan zending yang didirikan oleh anggota-anggota Nederlandse Hervormde Kerk (NHK) yang menganut paham gereformeerd. GZB berlatarbelakang pietis, dalam arti sangat mementingkan kesalehan dan kesucian hidup orang Kristen. Injil yang ditaburkan oleh GZB di Tana Toraja tumbuh dan dibina oleh GZB selama kurang lebih 34 tahun lamanya. Paham teologi GZB yang pietis itu banyak mempengaruhi paham teologi warga Gereja Toraja sampai saat ini. Injil berkembang pesat hingga tahun 1938 telah terdapat 14.000 orang Kristen dari 300.000 penduduk.
Pada tahun 1947 terjadilah babak baru dalam sejarah penginjilan di kalangan masyarakat Toraja. tepatnya pada tanggal 25-28 Maret 1947 diadakanlah persidangan Sinode I di Rantepao yang dihadiri oleh 35 utusan dari 18 Klasis. Sidang Sinode I ini memutuskan bahwa orang-orang Toraja yang menganut agama Kristen bersekutu dan berdiri sendiri dalam satu institusi gereja yang diberi nama Gereja Toraja. Gereja ini berbentuk Presbiterial Sinodal yang berarti pengaturan tata hidup dan pelayana gereja yang dilaksanakan oleh para presbiter (penatuapendeta, dan diaken) dalam suatu jemaat dengan keterikatan dan ketaataan dalam lingkup yang lebih luas (klasis dan sinode).
Dalam rangka membina persekutuan, kesaksian dan pelayanannya sejak berdiri sendiri Gereja Toraja telah mengalami banyak pergumulan, baik yang berasal dari dalam dirinya sendiri (faktor internal), maupun yang berasal dari luar (farktor eksternal). Pergumulan internal yang cukup menonjol segera mencuat ke permukaan yaitu kurangnya tenaga pelayan (SDM) yang memadai, baik dari segi kuantitas maupun kualitas untuk mampu melayani dan membina warga gereja yang mulai bertumbuh serta mulai menyebar ke luar wilayah Tana Toraja. Masalah lain yang cukup menantang ialah bagaimana sikap Gereja Toraja yang benar, baik dan tepat terhadap adat-istiadat dan kebudayaan Toraja.

khotbah ekspositori berjalan dengan Iman



Melangkah dengan Iman
(Kejadian 6:13-22)

Kita semua pasti sudah tahu tentang cerita nabi Nuh, kita mungkin sudah mendengar cerita ini mulai dari sekolah minggu bahkan mungkin  kita sudah menghafal jalan ceritanya. Saat ini kita akan sama-sama belajar tentang melangkah denga iman melalui tokoh ini, bagaimana perjalanan hidupnya yang melangkah dengan iman yang sesungguhnya, bagaimana ia benar-benar bisa dikatakan orang yang beriman.
Bagaimanakah orang yang melangkah dengan iman itu?

1.      Percaya meskipun tidak masuk akal (14-17)
-          Perintah untuk membuat bahtera adalah hal yang tidak masuk akal.
Di daerah Nuh itu adalah daerah pegunungan, bagaimana mungkin orang membuat sebuah bahtera, nah inilah yang saya maksud tidak masuk akal. Contoh: misalnya di jemaat ini ada seorang bapak yang membuat perahu di atas gunung, nah secara otomatis hal itu adalah hal yang paling aneh yang pernah kita lihat, untuk apa bikin perahu di atas gunung? Mungkin bahkan akan ada beberapa warga yang menertawakan bahkan mungkin menghina. Dan itulah yang dilakukan oleh Nuh, ia tetap melalukan perintah Allah yang tidak masuk akal itu. Bagaimana dengan kita? Benarkah kita sudah mengimani bahwa apapun itu bahkan yang tidak masuk akal sekalipun akan kita lakukan jika kita benar-benar orang yang beriman?
2.      Percaya meskipun sulit (18-20)
-          Membuat sebuah bahtera yang besar, kemudian memasukkan segala jenis binatang kedalamnya. Bisa kita bayangkan bagaimana repotnya Nuh saat mulai mengatur binatang-binatang itu. Ini bukan hanya sulit secara fisik, tetapi juga mental, memasukkan binatang yang ribuan jumlahnya itu kedalam bahtera, mengturnya di dalam behtera pastilah sangat sulit.
3.      Percaya akan keselamatan (21)
-          Disini Nuh diperintahkan untuk membawa apapun yang dapat dimakan. Kalau kita baca kelanjutan ceritanya pada ayat-ayat selanjutnya, disana bahtera Nuh terapung-apung selama 150 hari kemudian ia menunggu lagi beberapa bulan sebelum air itu benar-benar kering barulah ia keluar. Kalau kita pikirkan secara logika, bagaimana mungkin orang bertahan salama lebih dari 150 hari di dalam sebuah bahtera, makanan apa yang bisa bertahan selama 150 hari? Mau masak dimana? Belum ada LPG. Itu baru soal makanan, belum lagi masalah lain misalnya, ada satu jenis hewan yang mengamuk, atau merusak kayu-kayu bahtera itu. Tapi Nuh tetap yakin bahwa ia akan selamat sampai pada waktu yang ditentukan Tuhan.
Aplikasi :
Sebagai orang-orang yang beriman, Hendaklah kita percaya, meskipun itu tidak masuk akal, meskipun itu sulit, dan percayalah bahwa kita pasti akan selamat karena iman kita. Pada ayat 22 dikatakan ........ Nuh melakukan semuanya itu tanpa ragu dan tanpa banyak protes,  jadi percayakan saja kebutuhan mu, masa depan mu, pergumulan mu, masalah mu atau apapun yang kamu inginkan kepada Tuhan, dan yang terutama percayalah dengan iman yang benar kita akan diselamatkan. amin

Jumat, 03 Februari 2017

khotbah ekspositori kebangkitan Yesus Kristus

BERITA YANG MENGGEMPARKAN
Bacaan: Luk. 24:1-12
NP: 1 Kor. 15:17

Pendahuluan:
·         Berita-berita yang sedang uptodate saat ini
·         Orang mati bangkit dan hidup kembali?? Wow.. sungguh menggemparkan
·         Tokoh-tokoh besar lainnya:
Muhamad lahir 20 April 571 M, wafat 6 Juni 632 M
Si Darta Gautama lahir 563 SM, wafat 483 SM
Yesus??
·         Inti berita yang menggemparkan (ay. 5b-6).
(pembahasan teks)


Mengapa berita itu menggemparkan?

I.                   BERITA ITU MENAKJUBKAN

·         Satu-satunya ada orang bangkit sendiri dari kematian
·         C. f Mat. 28:2
Ada fenomena alam yang menakjubkan mendahuluinya yaitu gempa yang menggulingkan batu penutup kubur. Menggemparkan sampai ada dusta Mahkamah Agama.
·         Dibandingkan dengan kondisi Yesus sebelum mati, tidaklah mungkin bisa bangun.

Ilustrasi: Jika ada fenomena alam yang unik menakjubkan.


II.                BERITA ITU MENEGUHKAN JANJI-JANJINYA (ay. 6-8)

·         Yesus sebelumnya telah mengatakan perihal kebangkitan-Nya berkali-kali.
Ay. 6, ingatlah. . .
Ay. 8, maka teringatlah mereka. . .
·         C. f Mat. 27:63-64
·         Yesus berkata “Aku kebangkitan dan hidup (Yoh. 11)” dan “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup (Yoh. 14:6).

Ilustrasi: Dusta atau pembohong


III.             BERITA ITU MENGUBAHKAN (ay. 9-12)

·         Ilustrasi:
·         Kondisi para perempuan saat Yesus disalib.
·         Petrus saat penyaliban Yesus, c. f mendengar berita tentang kebangkitan Yesus.



MAKNA KEBANGKITAN KRISTUS
Bacaan: Luk. 24:1-12
NP: 1 Kor. 15:3-4

Pendahuluan:
·         Jika orang mati bangkit, maka yang terjadi adalah ketakutan dan kekacauan. Alkitab menetapkan manusia satu kali mati dan kemudian dihakimi.
·         Alkitab menyatakan Yesus “bangkit”
Kisahnya: batu terguling, kubur kosong dan terjadi penampakan-penampakan.


Apa maknanya:

I.                   YESUS DAPAT DIPERCAYA (ay. 6)
·         Nubuat dalam Alkitab semua tergenapi, Dia bisa dipercaya.
Ilustrasi: Banyak pemimpin Agama atau aliran yang tidak dapat dipercayai

·         Jika Yesus dapat dipercaya, Alkitab juga dapat dipercaya. Yakni Firman Tuhan, Firman Tuhan adalah jawaban dari segala sesuatu.
Contoh: Yoh. 14:6; Kis. 4:12 dan lain-lain (kepastian keselamatan)
Flp. 4:19; 1 Kor. 10:3 (kepastian pemeliharaan-Nya)

Penerapan: Yakini semua karya dan perkataan Yesus, karena Dia dapat dipercaya.


II.                YESUS BERKUASA
·         Hanya Dia yang bisa bangkit dari kematian, kebangkitan-Nya menyatakan Dia berkuasa dan maut sudah dikalahkan. Orang yang percaya, juga akan Dia lepaskan dari maut atau kematian kekal.
Rm. 3:23
Rm. 6:23
Ayat-ayat di atas menyatakan bahwa semua orang harus mati atau menerima maut
·         Tetapi Yesus sudah mengalahkan maut, Yesus benar-benar bangkit dan bukan dicuri oleh murid-muridNya (karena kubur dijaga), ada batu besar sudah terguling.


III.             KEBANGKITAN MENGUBAHKAN (ay. 12)
·         Petrus
Sebelum kematian Yesus, dia paling antusia, paling cepat beri komentar dan lain-lain.
Saat kematian Yesus, dia menyangkal, takut dan lain-lain.
Saat kebangkitan Yesus, dia menjadi percaya, dia diubahkan menjadi hamba Tuhan yang luar biasa.
·         Paulus (c. f 1 Kor. 15:8)
Dia diubahkan. Kebangkitan Kristus punya kuasa, kuasa untuk mengubahkan.
Ilustrasi: Proses Metamorfosa
Penerapan: Ajakan untuk berubah karena kebangkitan-Nya punya kuasa untuk mengubahkan.
BANGKIT DAN MENANG BERSAMA KRISTUS
Luk. 24:9-12

Pendahuluan:
·         Kematian adalah akhir dari suatu kehidupan, akhir dari suatu perjuangan, akhir dari segala sesuatu. Kematian di tengah perjuangan seseorang menunjukkan kekalahannya.
·         Tetapi kematian Kristus yang paling unik dan berbeda dengan kematian pada umumnya. Kematian itu sudah dinubuatkan jauh sebelumnya, kematian itu diawali dengan sengsara dan penderitaan besar, kematian itu akhirnya diikuti dengan kebangkitan.
·         Tiga hari setelah kematian itu, Allah mencatat bahwa Yesus bangkit (1 hari sama dengan 12 jam).
·         Saat Yesus mati banyak orang berpikir bahwa itulah saat kekalahan Yesus, saat Yesus dalam kubur, Kekristenan seolah-olah sudah mati. Pasti tidak terdengar pujian penyembahan pada Allah, ibadah dan sebagainya.
·         Tiga hari kemudian Yesus bangkit
Kebangkitan-Nya menunjukkan kemenangan Yesus, kebangkitan Yesus tidak menakutkan tapi justru membawa sukacita karena menang atas maut. Yesus berhasil mengalahkan musuh terbesar yaitu maut.
Bagaiman dengan kita?
Mat. 26:38       : sedih sekali
Mat. 26:37       : sedih dan gentar
Mrk. 14:33      : takut dan gentar
Yoh. 19:30      : sudah selesai, seruan kemenangan


PETRUS
Siapa dia sebelumnya? Orang rendah, pemimpin dari murid-murid lain, murid yang menyangkal, bangkit kembali menjadi orang yang hebat dan setia. Kebangkitan Yesus membangkitkan dia juga dan membuat Petrus menang atas ketakutan.
Petrus sebelum Yesus disalib:
·         Pemimpin dari murid-murid yang lain
·         Yang diperkenankan melihat Yesus dimuliakan di atas gunung
·         Yang menjawab bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup sehingga dia atas pengakuan itu Yesus akan mendirikan jemaat-Nya.
·         Yang spontan mencabut pedang dan menebas telinga Malkus.
Petrus saat penyaliban:
·         Dia yang menyangkal Yesus (3 kali)
·         Dia yang tidak berani muncul saat Yesus mengalami sengsara
·         Tentu dia tidak berani muncul selama Yesus dalam kubur.
Petrus saat kebangkitan
·         Luk. 24:12
·         Yoh. 21:7
·         Akhir hidup Petrus, Petrus melayani dan menjadi rasul yang hebat.

Petrus contoh orang yang telah bangkit dan menang bersama Kristus, menang atas ketakutan, kelemahan imannya dan keegoisan. Bagaimana dengan kita?

THE PRESENT OF GOD
Luk. 24:13-35

Pendahuluan:
·         Yesus mati karena dosa kita, bangkit, menampakkan diri sesuai kisah (1 Kor. 15), semua peristiwa tersebut ada maksudnya.
·         Salah satu sifat Yesus omnipresent (Maha hadir) dan setiap kehadiran-Nya punya maksud tertentu.
·         Cerita tentang nats: karena kecewa dan sedih 2 orang tersebut ke Emaus(pulang kampung) sore harinya.
·         Apa maksud Yesus hadir atau menampakkan diri kepada 2 murid dalam perjalanan ke Emaus?


I.                   UNTUK MEMBANGKITKAN SEMANGAT DAN PENGHARAPAN
(ay. 17c, 21)

·         FAYH: kesedihan tampak pada wajah mereka.
BIS: . . . dengan muka sedih.
·         Murid (pengikut) Yesus sangat sedih tidak ada pengharapan, mereka berharap Yesus akan menjadi pembebas bagi mereka, harapan itu musnah sebab Yesus mati. Mereka kecewa karena harapan Yesus adalah mendirikan kerajaanMesianik pupus sudah.
·         Ay. 21, mengharap (elpizomen) bentuk kala perfekyang artinya sangat, sungguh, pengharapan terakhir atau sempurna. Dialah yang (mello) artinya bersegera.
·         Ternyata harapan itu tinggal harapan, Yesus mati mereka sangat kecewa.
c. f: ay. 32, 33.
Hati mereka berkobar-kobar (teks asli dikobarkan, kaiomene).
Ay. 33, saat itu juga, segera.
Ada perubahan atau pemulihan karena kehadiran Yesus.


II.                UNTUK MEMBANGKITKAN IMAN ATAU KEPERCAYAAN

·         Ay. 19, murid-murid mengenal Yesus sebagai nabi.
Ay. 22-24, mereka mendengar Yesus bangkit tapi tidak ada buktinya.
Ay. 25, Yesus menegur mereka, bagi orang-orang ini hanya penampakan langsung yang dapat membuat mereka percaya (c. f: Thomas).
·         Padahal selama beberapa saat mereka bersama dengan Yesus, tetapi mereka tidak mempercayai segala perkataan-Nya, penyebabnya adalah ay. 19 (bagi mereka, Yesus adalah nabi), banyak orang tahu tapi selalu perlu bukti.

Ilustrasi: Jika pegang kotoran pasti malah dicium.

Penerapan: Ajakan untuk percaya Yesus adalah Tuhan.





III.             UNTUK MEMBANGKITKAN KECINTAAN TERHADAP FIRMAN ALLAH (ay. 25-27)

·         Berkenaan dengan ketidakpercayaan (point 2) maka Yesus mengajar supaya murid-murid memahami pentingnya belajar Firman Tuhan.
·         Mzm. 119, mengajar panjang lebar tentang Taurat Tuhan atau firman Tuhan.
Ada yang menyelubungi mereka sehingga tidak mengenal Yesus, karena mereka tidak memahami firman Tuhan.
·         Rahasia bahagia (diberkati) yaitu di Mzm. 1:1-3.

Ilustrasi: Tidak tahu nama-nama kitab, keliru antara Lazarus dan Zakheus.

Penerapan: Ajakan untuk setia baca, renungkan dan lakukan.

Penutup:
Dia omnipresent.