Jumat, 03 Februari 2017






KRITIK PENTATEUKH

Oleh : Gio Haruko Nozomi

Pentateukh adalah sebutan bagi kelima kitab pertama dalam Perjanjian Lama, yaitu Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan. “Istilah Yunani ini mengandung arti lima gulungan dan tampaknya dipopulerkan oleh orang-orang Yahudi Helenis dari Alesandrian pada abad pertama masehi. Masyarakat Yahidi yang berbahasa Ibrani secara tradisiolnal mengacu kepada lima kitab ini sebagai “hukum” atau “torah,” “hukum Musa,” atau “Kitab Musa.”[1]
 Beberapa teolog yang mempercayai Musa sebagai penulis kitab tersebut menyatakan definisi pentateukh sebagai 5 kitab Musa. Pandangan mengenai kepenulisan Musa tersebut, seringkali disangkal dengan alasan usia kelima kitab tersebut yang sangat tua. Jika diasumsikan bahwa Musa menulis kitab tersebut ketika ia memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, maka sekurangnya ada dua penanggalan penulisan kitab tersebut.
”Prof. M. F. Unger berpendapat bahwa bangsa Israel keluar dari Mesir sekitar tahun 1440 SM, sedangkan K. A. Kitchen berpendapat bahwa bangsa Israel keluar dari Mesir sekitar tahun 1290. Mengenai hal tersebut, penulis lebih menyetujui penanggalan keluaran bangsa Israel dari Mesir sekitar tahun 1440 SM, akan tetapi tidaklah mungkin menyatakannya dengan terperinci dalam bagian ini. Dari dua pandangan tersebut, kedua-duanya adalah penanggalan yang tua, sehingga mengakibatkan banyak pertanyaan yang timbul. Salah satunya adalah, “Mungkinkah pada tahun sekitar 1290 SM atau bahkan sekitar 1440 SM, sudah terdapat ilmu penulisan atau sudahkah manusia mengenal huruf-huruf pada saat itu?” Beberapa teolog, terutama kalangan liberal menyangkal hal tersebut, dengan alasan pada masa itu manusia belum mengenal huruf-huruf dan tulisan. Bertolak dari alasan tersebut mereka menolak kepenulisan Musa atas kitab-kitab Pentateukh. Beberapa kejanggalan tersebut antara lain sebagai berikut:
1). Sering terjadi perubahan bahasa,seolah-olah penulisnya berganti dialek dalam satu bahasa.                                                                                                           Contoh yang paling menonjol adalah nama untuk TuhanSebagian teks memakai nama “Elohim” untuk Tuhan, sebagian memakai istilah “Yahwe,” untuk Allah (dalam alkitab bahasa Indonesia dan arab) sebagian kecil lainnya memakai kombinasi yang disengaja “Yahwe-Elohim”,sehingga menghasilkan Tuhan (Tuhan).
https://bibleholes.files.wordpress.com/2012/04/kebingungan-ttg-yahweh.jpg?w=300&h=225
https://bibleholes.files.wordpress.com/2012/04/kebingungan-ttg-yahweh-3.jpg?w=300&h=225
2). Tuhan tidak teguh pendirian dalam menetapkan usia maksimal manusia. Sebab suatu kisah menceritakan,bahwa Tuhan akan membatasi usia manusia pada umur 120 tahun saja (kejadian 6:3).Tetapi pada kenyataanya,banyak kisah yang ada yang menceritakan bahwa banyak dari manusia yang usianya melebihi 120 tahun,seperti Nuh berusia 950 tahun (kej 9:29),dan lain-lain.
3). Mungkinkah musa menuliskan tentang kisah yang berbau porno ?      seperti : mabuk dan telanjangnya nuh didalam kemahnya (kej 9:18-29), Yehuda berzina dengan mantan menantunya (Kejadian 38:1-30), Lot berzina dengan kedua putrinya sendiri (Kejadian 19:30-38).Apakah musa melihat kejadian itu semua lalu menuliskannya ataukah kejadian itu disampaikan oleh Tuhan kepada musa,sehingga musa menuliskannya ?
4). Tentang penciptaan siang dan matahari oleh Tuhan,ternyata bertentangan dengan iptek.                                                                                               Coba anda bandingkan kejadian 1:1-5 dengan kejadian 1:16-19. Dijelaskan menurut Alkitab, bahwa pada hari pertama, Ellohim (Tuhan-Tuhan) telah menciptakan siang dan malam. Ini sesuatu yang sangat aneh dan tidak bisa diterima secara ilmiah oleh sains modern, oleh karena Ellohim baru menciptakan matahari pada hari keempat. Sesuatu yang sangat tidak masuk akal, bahwa “siang dan malam” sudah ada sebelum matahari diciptakan!
Sebuah kitab yang seharusnya menjadi petunjuk bagi kemaslahatan umat manusia, ternyata bertentangan dengan ilmu pengetahuan yang ada dalam umat manusia.Menurut sains modern, kejadian siang dan malam disebabkan oleh rotasi/berputarnya bumi pada porosnya terhadap matahari. Matahari yang terus-menerus bersinar menerangi sistem tata surya, menimbulkan terjadinya siang dan malam bukan saja terhadap bumi, tetapi juga terhadap delapan planet lainnya dalam sistem tata surya, berikut satelit-satelitnya (bulan dan semacamnya).
5). Hewan yang hidup dilaut/sungai dilupakan untuk diberi nama oleh manusia.                                                                                                                                      Pada kejadian 2:19-20,Tuhan membuat segala hewan dari hutan dan burung-burung untuk dinamai oleh manusia,tetapi pada pasal dan ayat lain tidak dijelaskan tentang hewan-hewan yang ada didalam laut/sungai supaya dinamai oleh manusia.Karena yang kita tahu,bahwa hewan yang ada dimuka bumi ini bukan saja didarat,tapi juga ada dilaut/sungai.
6). Terjadinya kontradiksi tentang siapa yang akan disebut sebagai keturunan Abraham.                                                                                                              Pada kejadian 1:12,dinyatakan bahwa yang akan disebut sebagai keturunan Abraham itu adalah yang berasal dari ishak.Tetapi pada 1 tawarikh 1:28-32,ternyata anak-anak dari ismael dan juga gundiknya Abraham (ketura) pun disebut sebagai keturunan Abraham.
7). Dalam perjanjian lama (PL),Allah tidak konsisten dalam firmannya tentang masalah siapa yang menjadi anak sulung Allah.                                   Anak sulung Allah adalah Israel (keluaran 4:22),tetapi ternyata berubah lagi pernyataan Allah itu dengan menyatakan bahwa anak sulung Allah itu bukanlah Israel tetapi efraim (yeremia 31:9).
8). Kesimpangsiuran tentang bisakah Allah dilihat ataukah tidak oleh manusia.                                                                                                                                     Allah menampakkan dirinya kepada Abraham (kej 18:1) dan begitu juga dengan yakub yang pernah melihat Allah (kej 32:30),tetapi hal itu bertentangan dengan perjanjian baru (PB) yang dinyatakan bahwa: tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah (1Yoh 4:12)
9). Adanya kesimpangsiuran berita tentang siapa yang menjadi anak tunggalnya Abraham.                                                                                                           Sebab Allah menyatakan pada Abraham bahwa anak tunggalnya itu adalah ishak (kej 22:2 dan ibrani 11:17) yang ketika itu usia Abraham sudah berusia 100 tahun (kej 21:5).Tetapi pada kejadian 16:15,dinyatakan bahwa Abraham baru mempunyai seorang anak laki-laki yang bernama ismael (bukan ishak) Abraham baru mempunyai ismael ketika Abraham berusia 86 tahun.Selain itu,diisini bisa ketahui pula bahwa ismael lah yang menjadi anak pertamanya Abraham.
10). Terjadinya kontradiksi dengan kenyataan ibadahnya Kristen dengan apa yang ada pada alkitab (khususnya taurat) yang peribadatan sebelumnya bahwa penyembahan kepada Allah itu dengan sujud.                                     Orang-orang yang menyembah Allah dengan cara sujud adalah: Abraham (kejadian 17:3),musa (bil 16:4.kel 34:8),harun (bil 16:22), gideon (Hak 7:15),dan bahkan yesus sendiri pun sujud dan berdoa kepada Allah (mat 26:39).
11). Terjadinya perbedaan atau salah orang antara perampas dan yang dirampas.                                                                                                                                 Seperti pada kejadian 12:10-20, tertulis bahwa Raja Fir’aunlah yang merampas Sarah dari  tangan Abraham.Tetapi dalam Kejadian 20: 1-17, Raja Abimelekhlah yang merampas Sarah, dan dalam Kejadian 26:6-11, Raja Abimelekhlah yang merampas Ribka dari tangan Ishak. Anehnya satu kitab beda kisah dan hal itu menandakan bahwa bukan musalah yang menulisnya dan bisa juga Tuhan salah atau lupa menyampaikan firmannya kepada musa tentang kisah tersebut.
12). Adanya perbedaan sebab tentang pengkudusan hari sabat.                   Seperti dalam Keluaran 20:11, tertulis pengkudusan Hari Sabat berkaitan dengan penciptaan langit dan bumi,Tetapi dalam Ulangan 5:15, pengkudusan Hari Sabat berkaitan dengan perbudakan bangsa Israel di Mesir.
13). Adanya perbedaan hari tentang bumi yang ditumbuhi dengan tumbuhan dan pepohonan.                                                                                                                Seperti dalam Kejadian 1:11-13.tertulis bumi sudah ditumbuhi tunas2 dan pepohonan (penciptaan hari ke-3).Tetapi dalam Kejadian 2, keadaan bumi masih belum ditumbuhi oleh apa pun (keadaan setelah hari ke-7).
14). Adanya perbedaan atas firman Tuhan tentang jumlah berapa pasang atas segala makhluk hidup (termasuk binatang) yang harus dibawa kedalam bahtera nuh.                                                                                                                              Pada kejadian 6:19,ternyata Tuhan hanya menyatakan satu pasang,tetapi pada kejadian 7:2 dinyatakan bahwa binatang yang tidak haram tujuh pasang dan yang haram satu pasang.
15). Mengenai pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat,akibat seperti apakah yang akan diterima ketika manusia (adam) memakan buahnya?                                                                                                                                 Disini,antara Tuhan dan setan (ular) terjadi silang pendapat dan ternyata adanya silang pendapat tersebut,ternyata setanlah (ular) yang benar pernyataannya.Seperti pada kejadian 2:17,Allah menyatakan bahwa jika manusia (adam) memakan buahnya maka akan mengakibatkan adam mati (mati dalam versi AV dan NKJV adalah die).Tetapi pada kejadian 3:4,ular tersebut menyatakan bahwa jika memakan buahnya maka tidak akan mati (not surely die) dan pernyataan ular tersebut memang benar dengan adanya bukti tentang kisah yang diceritakan pada kejadian 5:4-5 yang menyatakan bahwa adam hidup sampai 930 tahun dan hal itu sudah melahirkan keturunan baginya.
16). Adanya perbedaan tentang apa yang disampaikan Allah mengenai penciptaan laut.                                                                                                                           Sebab pada kejadian 1:1-10,bahwa Allah sudah menciptakan laut (pada hari ketiga),tetapi pada kejadian 2:1-7 ternyata laut belum diciptakan dan yang ada hanyalah kabut (gas) yag naik keatas dari bumi.Jika kabut (gas) yang ada dinyatakan sebagai laut (meskipun tidak diterangkan secara eksplisit),hal itu bisa terbantahkan sebab adanya kabut bisa juga terjadi dipegunungan,tanah lapang yang luas dan juga padang rumput.
17). Allah mengingkari janjinya sendiri.                                                                          Allah tidak akan mengutuk dan membinasakan lagi segala yang hidup (kej 8:21),tapi ternyata janji Allah diingkari oleh Allah sendiri yang akhirnya membinasakan orang amalek (kel 17:14,ul 2:15).
18). Adanya kontradiksi tentang jumlah keluarga yakub yang tiba dimesir.  Pada kejadian 46:26,berjumlah 66 jiwa,tetapi pada keluaran 1:5 berjumlah 70 jiwa.
19). Adanya kontradiksi tentang kategorikan makanan yang diharamkan. Seperti kelinci pada imamat 11:6 (tetapi pada imamat 11:6 versi I_MILT thn 2008 ternyata kelinci hutan) dan kelinci hutan ulangan 14:7 yang diharamkan itu adalah kelinci hutan (tetapi pada ulangan 14:7 versi I_BIS dan I_FAYH thn 1989 Firman Allah Yang Hidup ternyata kelinci).
20). Selain kelinci / kelinci hutan yang diharamkan,ternyata ada kontradiksi pula tentang makanan lain yang diharamkan.                                                            Pada ulangan 14:8 dan yesaya 66:17,yang diharamkan itu adalah babi (tapi pada versi I_TB yang diharamkan itu adalah babi hutan).Sedangkan pada imamat 11:7,yang diharamkan itu adalah babi hutan pada versi I_TB dan I_ENDE (sedangkan pada versi I_BIS dan I_FAYH yang diharamkan itu adalah babi).
21). Adanya perbedaan nama dan jumlah dari anak-anak yang dimiliki oleh benyamin.                                                                                                                                      Pada kejadian 46:21,anak benyamin berjumlah 10 orang dengan nama: Bela, Bekher, Asybel, Gera, Naaman, Ehi, Rosh, Mupim, Hupim dan Ared.Tetapi pada bilangan 6:38,anak benyamin berjumlah 5 orang yang namanya adalah Bela,Asybel,Ahiram, Sefufam dan Hufam.
22). Tuhan dinyatakan mempunyai salah satu sifat seperti manusia seperti rasa penyesalan,tapi pada kitab lain dinyatakan kalau dia tidak mempunyai sifat seperti itu.                                                                                                                        Seperti pada Bilangan 23:19,yang menyatakan bahwa Tuhan tidak mempunyai sifat seperti manusia seperti suka menyesal.Tetapi pada Kejadian 6:5-6,Tuhan dinyatakan mempunyai salah satu sifat manusia yaitu rasa penyesalan.
23). Adanya kata ganti orang ketiga pada kitab taurat dalam pentujuan kalimat yang dimaksud,seharusnya menggunakan kata ganti orang pertama dan hal itu membuktikan bahwa kitab taurat  yang ada bukanlah musa yang menjadi  penulisnya tetapi sebenarnya oranglain.
Anda bisa lihat pada ulangan 34:4= ” Dan berfirmanlah TUHAN kepadanya (musa): “Inilah negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham,,,”
Seharusnya kalimat tersebut tertulis: “Dan berfirmanlah TUHAN kepadaku (musa): “Inilah negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham,,,”
Contoh lainnya dalam penggunaan kata ganti orang ketiga seperti “ia berkata” (ternyata yang dimaksud ia itu adalah musa) yang seharusnya menggunakan kata ganti orang pertama,anda bisa amati kalimat tersebut salah satunya pada pasal 33:2-24.
24). Setelah musa meninggal dia menuliskan kematiannya sendiri,mngetahui pula dia di makamkan dimana dan tahu betul bahwa orang Israel menangisinya disalah satu lembah didataran moab selama tiga puluh hari. Hal itu bisa anda lihat pada ulangan 34:5-8.
25.Musa dinyatakan sudah mati tapi ayat lain dinyatakan bahwa matanya musa masih bisa melihat.                                                                                                     Pada ulangan 34:5,musa dinyatakan sudah mati di tanah moab tetapi pada ulangan 34:7 (versi I_tB) mata musa belum kabur (masih bisa melihat).

 Tetapi pandangan yang demikian, pada akhirnya dapat disangkal dengan penemuan Code Of Hammurabi di tahun 1901 yang merupakan piagam berisi 282 hukum-hukum pada zaman raja Hammurabi yaitu sebelum tahun 1754 SM.[2] Melalui penemuan tersebut, dapat diketahui bahwa terdapat bangsa yang telah mengenal tulisan sekitar tahun 1754 SM, maka Musa yang terdidik dalam hikmat Mesir sekitar abad 15 SM, pastilah juga telah mengenal huruf-huruf dan ilmu penulisan bersamaan dengan peradaban Mesir yang maju di zamannya.”[2]
“Kepenulisan Musa atas kelima kitab Pentateukh juga disangkal oleh teori Y-E-D-P. Teori ini beranggapan bahwa ada empat penulis dalam zaman-zaman yang berbeda-beda yang menulis kitab-kitab Pentateukh. Tetapi kritik jenis ini sebenarnya bermula dari pandangan-pandangan filsafat sekuler yang mempengaruhi para teolog, sehingga membuat Alkitab dihakimi oleh pandangan-pandangan sekuler, dan bukan sebaliknya.”[3] Pandangan tersebut juga tidak bersesuaian dengan pernyataan Alkitab mengenai kitab-kitab Pentateukh. Ketidaksesuaian tersebut dipaparkan oleh Barton Payne dalam tabel beriku:


Bagian-Bagian
Dokumen Wellhausen
Bukti Kepenulisan Musa
Kel. 17:8-13
E
Kel. 17:14
Kel. 20:22-23; 33
E
Kel. 24:4
Kel. 34:10-26
Y
Kel. 34:27
Im. 18:5
P
Rm. 10:5
Bil. 33:3-49
P
Bil. 33:2
Ul. 5-30
D
Ul. 31:9
Ul. 32:1-42
D
Ul. 31:22
Demikianlah kepenulisan Musa dalam kelima kitab Pentateukh dinyatakan oleh Alkitab sendiri, karenanya setiap orang yang mempercayai kewibawaan Alkitab tidak perlu lagi meragukan kepenulisan Musa, apalagi menerima teori Y-E-D-P (Yahwe-Elohim-Deuteronomium-Priester Codex) yang sangat mencemari iman Kristen yang historis. Melalui apa yang diajarkan oleh kelima kitab Pentateukh, dapat diketahui juga bahwa hanya Musa yang mungkin menulis kelima kitab tersebut. Bagaimana mungkin ada orang lain yang menuliskan kesepuluh hukum Taurat dalam kitab Keluaran sedangkan hanya Musa seorang diri yang memimpin seluruh Israel, dan hanya ia seorang diri yang berhadapan muka dengan Allah di gunung Sinai? Tidaklah mungkin menyangkal kepenulisan Musa dalam hal tersebut.
Banyak ayat yang menyatakan bahwa Musa-lah yang mencatat atau menyatakan bahwa Pentateukh di tulis oleh Musa, pembuktian tersebut terdapat dalam “Kel 17:14; 24:4-7; Bil 33:1-2; Ul 31:9-22.”[4]Salah satu bukti paling kuat yang merujuk Musa sebagai penulis Pentateukh ini adalah kesaksian dari Yesus, yang menyebutkan bagian dari Penjanjian Lama ini sebagai kitab Taurat Musa (Luk 24:44). Meskipun ada beberapa ayat dalam Pentateukh yang tampaknya ditambahkan oleh orang lain selain Musa contohnya, Ulangan 34:5-8, yang menjelaskan kematian dan penguburan Musa, kebanyakan ahli Alkitab tetap menghubungkan sebagian besar kitab-kitab ini dengan Musa.”[5] Bahkan jika Yosua atau orang lain yang menulis naskah aslinya, semua pengajaran dan pewahyuan di kitab ini pasti bersumber dari Musa, yang mendapatkan semua ini dari Allah sendiri. Siapapun yang benar-benar menulis kitab ini, penulis utamanya adalah Allah sebab semua kitab ini tetap diilhamkan Allah.





[1]Andrew E. Hill & John H. Walton, Survei Perjanjian Lama, pen. Gandum Mas, (Malang: Yayasan Penerbit Gandum Mas, 1996).109.
[2]Ishak coeng, Pengantar Pentateukh, http://tahupedia.com, diakses tanggal 12 Oktober 2016.

[3]J. Blommendaal, Pengantar Kepada Perjanjian Lama, (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1983), 17.
[4]Yusuf Randi, Apakah Pentateukh Ditulis Musa?, http://www.sacred.com/index.html, diakses tanggal 12 Oktober 2016.

[5]Ishak coeng, Pengantar Pentateukh, http://tahupedia.com, diakses tanggal 12 Oktober 2016.

1 komentar:

  1. Harrah's New Orleans Casino - MapYRO
    Find the best prices 과천 출장샵 on Harrah's 진주 출장샵 New Orleans Casino 청주 출장샵 and other gaming facilities 영주 출장샵 in New Orleans, LA. MapYRO users can 구미 출장샵 view real-time driving directions,

    BalasHapus